Primadona Ikan Hias

November 8, 2009 pukul 10:02 am | Ditulis dalam Primadona Ikan Hias | 11 Komentar

IKAN HIAS

diolah dari berbagai sumber

Sejalan dengan lajunya pembangunan indonesia, maka perkembangan perikananpun mengalami peningkatan yang sangat pesat. Hal ini dimungkinkan karena pada hakekatnya Kota Jakarta merupakan Wilayah konsumen yang potensil, sehingga sangat mendukung dalam usaha pemasarannya.

ikan_hias

Mengamati kegiatan usaha Perikanan khususnya ikan hias tentunya tak dapat dipisahkan dengan sarana penunjang yang yang tak kalah pentingnya dengan usaha ikan hias itu sendiri yaitu “AQUARIUM” karena betapun indahnya ikan hias apabila tidak ditunjang dengan penampilan aquarium serta dekorasi yang memadai, maka sesungguhnya nilai keindahan itu telah berkurang dan ini hanya bisa dicapai melalui penanganan yang tekun dan berkelanjutan.

ikan_hias_2

Untuk mengembangkan usaha ikan hias diwilayah DKI Jakarta dilaksanakan melalui Pusat Promosi Hasil-hasil Perikanan yang beralokasi di Jalan Sumenep, Jakarta Pusat.

PERLENGKAPAN AQUARIUM

  1. Aquarium dalam keadaan bersih dan tidak bocor
  2. Tanaman hdiup secukupnya
  3. Bahan-bahan dekorasi: pasir bersih (tidak mengandung lumpur), koraltex, akar kayu dan batu karang
  4. Pompa udara (aerator) sebagai alat penambah oksigen dalam air
  5. Lampu neon ultra violet pada malam hari dapat menimbulkan rasa alami yang mempesona
  6. Filter yang dihubungkan dengan aerator berfungsi sebagai penyaring kotoran dalam air
  7. Peralatan lainnya: slang plastik, serokan dan pembersih kaca.

aquarium_1

TEKNIS DEKORASI AQUARIUM

  1. Pasir dimasukkan kedalam aquarium lalu diatur/dipadat sambil diberi percikan air secukupnya.
  2. Kemudian tanaman air ditanam dengan cara dibenamkan kedalam pasir (tanaman yang lebih tinggi diletakkan dibagian belakang)
  3. Setelah diperkirakan siap untuk didekor, maka sebelum diisi air permukaan tanaman dan pasir ditutup dengan kertas koran atau plastik. Hal ini dilakukan dengan maksud agar tekanan air tidak merusak tanaman dan tidak menimbulkan kekeruhan.
  4. Air dalam aqurium ditunggu sampai kotorannya mengendap, lalu ikan dimasukkan (diusahakan jenis ikan yang tidak saling memangsa)
  5. Tahap selanjutnya aerator dipasang sesuai ukuran aquarium, tapi bila tersedia banyak tanaman hidup, aerator cukup dipasang pada malam hari saja
  6. Aquarium diletakkan ditempat yang datang agar tekanan air merata dan diusahakan jangan terlalu banyak terkena sinar matahari karena akan mempercepat tumbuhnya lumut.

MAKANAN IKAN

  • Makanan ikan hias air tawar terdiri dari 2 macam yaitu: makanan alami seperti kutu air (Moina) cacing rambut (Fubifek, Chironomus) dan lawa nyamuk (cuk).
  • Makanana alami harus dibersihkan/dibilas terlebih dahulu dengan air bersih sebelum di berikan pada ikan dan satu hari cukup 1 (satu) kali saja
  • Makanan buatan: wafer, tahu, darah ayam/kerbau/marus
  • Makanan buatan sebaiknya diberikan pada saat tidak ada makanan alami
  • Pemberian makanan diusahakan jangan sampai tersisa karena dapat menimbulkan pembusukan/keracunan

MANFAAT

ikan_hias_3Ada beberapa manfaat yang dapat dipetik dari keindahan aquarium ikan hias antara lain:

  1. dapat mendidik rasa cinta alami
  2. merupakan hiburan yang dapat mengendorkan urat syaraf serta menimbulkan rasa tentram di rumah
  3. menambah keindahan ruangan dan tidak memerlukan tempat yang luas
  4. merupakan usaha sambilan yang dapat menambah penghasilan keluarga
  5. menjaga kelestarian sumber daya perikanan

Sumber: Dinas Perikanan, Pemerintah DKI Jakarta, Jakarta

RED BEE (red crystal)

Seekor Rp232-juta Anda mungkin terbelalak bila membaca email yang masuk ke Harlequin Aquatic, perusahaan ekspor-impor ikan hias di bilangan Bambuapus, Jakarta Timur. Surat elektronik yang datang dari Hirotaka Sato, peternak udang hias di Tokyo, Jepang, menyebutkan harga seekor red bee-udang hias baru-di negeri Matahari Terbit mencapai ?2.000. 000 atau setara Rp232-juta.

Itulah harga red bee kualitas A. Ia istimewa lantaran corak dan warna lebih mewah dibanding pendahulunya, red crystal. Lazimnya, warna merah red crystal mendominasi seluruh tubuh dengan garis putih tipis. Red bee hadir dengan tampilan warna putih bak salju hampir menutupi seluruh cangkang. Sedangkan warna merah hanya sedikit menghiasi tubuh.

Selain red bee, black bee juga menjadi incaran mania udang hias dunia. Walaupun harga seekor black bee menyamai harga red bee, si hitam itu tetap diburu. Maklum, warna hitam terang di cangkang black bee lebih keren dibanding bumble bee. Yang mencolok, warna putih lebih banyak dan mendominasi seluruh tubuh.

Kualitas warna memang mempengaruhi harga keduanya. ?Sekarang hobiis ingin warna putih yang dominan. Semakin banyak putihnya semakin mahal,? kata Hendra Iwan Putra, eksportir udang hias. Menurutnya harga bisa melonjak 2-3 kali lipat dibanding red crystal. Itulah sebabnya Hendra memboyong 400-500 red bee dan 200 black bee ke tanahair untuk diternakkan.

Perawatan khusus
Namun, untuk menghasilkan kualitas udang hias seperti red bee dan black bee bukanlah pekerjaan gampang. Peternak di Jepang saja membutuhkan waktu bertahun-tahun agar warna putih lebih banyak dibanding warna lain. Namun, biasanya untuk mendapatkan red bee atau black bee pemilihan indukan menjadi kunci sukses. Induk yang baik dipilih saat berukuran 1, 5 cm. Saat itu perbandingan warna merah dan putih di kulit telah terlihat jelas. ?Kalau putihnya dominan berarti ia calon induk yang baik, ? kata Jeffrey Christian, peternak udang hias.

Indukan yang baik perlu pemeliharaan intensif. Red bee dan black bee membutuhkan suhu dingin, sekitar 21-23o C, untuk mempertahankan kesehatan dan warna tubuh. Selain itu, ia menginginkan derajat keasaman air 6, 8-7, 2. Kesadahan air lunak, 0 – 1 ppm dan bebas polutan. Pakan bloodworm diberikan dengan dosis 1 batang untuk populasi 50-100 ekor, 2 kali sehari.

Ikan hias corydoras merupakan ikan hias primadona ekspor. Permintaan terhadap ikan hias ini datang dari Amerika Serikat, Australia, Jepang dan Eropa. Salah seorang yang menggeluti usaha pembibitan ikan hias corydoras adalah Imam, di aquarium budidaya miliknya di kawasan Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang, Banten.

Untuk mencapai tempat pengembang biakkan ikan hias corydoras milik imam dari Jakarta dapat mengambil arah ke Lebak Bulus. Lalu dilanjutkan ke arah Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang, Banten. Di tempat ini, Imam memiliki sekitar 700 aquarium untuk membudidayakan ikan hias corydoras.

Dari sekitar 80 spesies ikan hias corydoras, beberapa diantaranya telah dapat ditangkarkan di Indonesia. Antara lain jenis corydoras sterbey, panda, adolfoi dan albino. Corydoras adolfoi aslinya berasal dari Brazil. Permintaan dari luar negeri untuk ikan hias jenis ini bisa mencapai puluhan ribu ekor per bulan.

Proses pembibitan ikan hias dimulai dari perkawinan antara ikan jantan dan betina. Setelah dua bulan dikawinkan, satu indukan ikan corydoras dapat menghasilkan 200 hingga 500 telur. Telur akan menetas dalam waktu 3 hingga 5 hari. Dan berubah menjadi larva.

Setelah berusia 11 hari, larva berkembang menjadi anakan dan disortir, lalu ditempatkan di aquarium yang maksimal berisi 300 anak ikan. Membudidayakan ikan hias corydoras perlu ketelitian dan kesabaran, karena resiko kematiannya tinggi. Tingkat keasaman air harus dijaga pada posisi 7,2, dan suhu 26 derajat celcius.

Ikan hias corydoras harga jualnya ditentukan berdasarkan ukurannya. Permintaan paling banyak untuk jenis corydoras sterbey dan panda. Ikan yang dijual umumnya berukuran midle atau sedang. Untuk ikan corydoras sterbey, permintaan biasanya untuk ukuran panjang 2,5 centimeter. Sedangkan jenis panda ukuran panjang 2,8 centimeter.

Setiap bulannyanya, tidak kurang dari 50 ribu ekor ikan hias didistribusikan dari tempat ini. Sebagian besar untuk pasaran ekspor. Permintaan dari luar negeri biasanya paling banyak pada bulan September hingga Januari. Harga ikan hias corydoras sterbey ukuran sedang sekitar 4.500 rupiah per ekor. Sedangkan ikan corydoras panda sekitar 1.250 rupiah per ekor.(Helmi Azahari/Dv)

dari : indosiar.com

JAKARTA, KOMPAS.com - Para pembudidaya (breeder) ikan hias Neon Tetra mengaku kewalahan menghadapi permintaan ekspor. Aditya Satya, salah satu breeder di Sawangan, Depok, Jawa Barat, mengatakan permintaan dari eksportir akan ikan Neon Tetra itu dua juta ekor per bulan. “Namun, koperasi kami hanya mampu memproduksi satu juta ekor per bulan,” kata Aditya kepada KONTAN.

Pasar ekspor ikan bernama latin Paracheirodon innesi ini terbuka di Singapura, Amerika Serikat, dan Eropa. Selain sebagai ikan hias, di Eropa, ikan Neon Tetra ini diambil zat warnanya untuk bahan kosmetika. Peluang bisnis semakin manis lantaran baru Indonesia dan China yang berhasil membenihkan neon tetra.

Aditya mengatakan anakan ikan berukuran 0,8 cm yang berusia 40 hari dihargai Rp 150 per ekor. Sedang harga neon tetra berukuran 3 cm mencapai Rp 600 per ekor. Kapasitas breeding neon tetra milik Aditya berkisar 120.000-200.000 ekor sebulan.

Aditya mengaku sudah 10 tahun membudidayakan neon tetra. Dia tertarik ikan ini karena permintaannya tak pernah surut. Sejak awal budidaya sampai sekarang, harga ikan ini juga stabil. “Kalau harga ikan kardinal tetra itu bisa naik turun berkali-kali lipat,” ujarnya.  (Dupla Kartini/Kontan)

Black Ghost

Tahukah kalian, ikan Black Ghost (Apteronotus albifrons) asalnya dari Amazon -waw, temennya Kamen Rider Amazon neh- Ukurannya bisa sampe 1/2 m dengan panjang rata-rata sekitar 35 cm. Kalo yang aq beli baru 5 cm-an seh. Kayak bisa kalian liat di gambar, warnanya item (ada temennya, namanya White Ghost-but not perfectly white- n harganya lebih mahal) di ekornya doang ada strip putih. Karena bentuknya yang mirip pisau, melebar di kepala, menyempit sampe ke ekor, ikan ini digolongkan ikan pisau (Knifefishes),
Selain itu, Black Ghost juga ternyata teman seperguruan belut Listrik, cuz ternyata bisa juga menghasilkan listrik (electric fish).Tapi ikan ini cuma bisa menghasilkan listrik lemah (< 1V/cm), frekuensi 0.1 – 10 kHz. Mirip kelelawar yang pake sonar, ikan ini memakai listrik buat ngenalin objek sekitarnya. Sering disarankan, agar tidak melihara 2 atau lebih ikan ini dalam satu tempat, atau dicampur dengan ikan penghasil listrik lainnya, karena diduga bisa mengganggu sistem radar n navigasinya.. Lah, kasian ikan lainnya yang sekandang ma dia, jangan-jangan diisengin n disetrum,,hehehe.. Namuuuuunn,, karena makanannya yang g sesuai harusnya makan cacing rambut -aku kasih pelet biasa- akhirnya cacing ini menghembuskan nafas terakhir beberapa hari setelah aku beli,, huhuhu.. aku kuburin di depan rumah akhirnya..

Lemon Fish

Ikan kedua yang aku pelihara, yaitu ikan lemon. Mungkin dikatain begitu karena sekujur tubuhnya warnanya kuning kayak lemon,, Nama latinnya Neolamprologus leleupi,, lebih akrab disebut leleupi berasal dari danau Tangayika, Afrika. Di habitat aslinya, ikan ini hidup di pH tinggi, sekitar 7.8 sampai 9.0 dan suhu sekitar 25°C – 30°C. Tapi karena ikan” di pasaran itu hasil peranakan turunan, udah bisa beradaptasi dengan lingkunganya, maka g butuh kondisi yang seekstrim itu. Ikan ini gampang dikasi makan loh. Setelah aku beli, n bawa pulang, ikan ini paling rakus makannya dibanding yang laen. Bikin aku seneng ngasih makan,, entah mengapa, keesokan harinya ikan ini mati duluan, lebih pendek umurnya daripada Popo, bahkan belum sempet aku kasih nama.. akhirnya aku kuburin juga di depan rumah.

Ikan buntal mengandungi racun yang menyerang saraf (neurotoxin) yang dipanggil tetrodotoxin. Maklumat saintifik menyatakan ikan buntal adalah haiwan kedua paling beracun selepas Golden Poison Frog dan 1.200 kali lebih keupayaan membunuh berbanding cyanida. Oleh kerana racun ini adalah sejenis neurotoxin, ia boleh menyebabkan kelumpuhan otot-otot penting seperti otot yang terlibat dalam proses pernafasan. Dan sekiranya ini berlaku, ianya boleh membawa maut.

3. Bagaimana ikan buntal boleh dicemari racun?
Memang tidak dinafikan ada orang yang memakan ikan buntal, tetapi tidak mengalami sebarang masalah. Di Jepun, masyarakatnya mempunyai hidangan istimewa ‘fugu’ dari sejenis ikan buntal. Di Korea pula, hidangan istimewa ikan buntal dinamakan ‘bok-uh’Di dalam ikan buntal, racun tetrodotoxin terdapat di kulit, telor(ovaries), hempedu, hati, usus dan kulit. Racun tetrodotoxin ini boleh mencemari isi ikan buntal sekiranya semasa proses menyiang ikan ini, bahagian-bahagian ikan yang mengandungi racun tersebut telah terluka/terpotong, ini menyebabkan racun tersebut terkena isi ikan.Oleh itu, penjual ikan buntal selalunya telah menyiang ikan ini terlebih dahulu dengan membuang kulit, kepala dan isi perut ikan. Hanya mereka yang mahir menyiang ikan buntal dengan kaedah yang betul dapat menyelamatkan isi ikan buntal dari dicemari racun tetrodotoxin ini. Di Negara Jepun misalnya, hanya mereka yang diberi tauliah sahaja dibenarkan menyiang ikan buntal ini. Proses memasak tidak memusnahkan racun ini kerana ianya tahan haba.

4. Apa tanda-tanda keracunan ikan buntal?
Gejala keracunan ikan buntal/hasilnya adalah berpunca dari gangguan toxin terhadap fungsi tubuh manusia. Seseorang yang memakan ikan buntal/hasilnya yang mengandungi racun akan mula mendapat gejala seawal 10 – 45 minit. Mereka akan mendapat kebas mulut dan lidah, mabuk (melayang-layang), pening, loya, muntah, lemah dan seterusnya kelumpuhan anggota, kesukaran bernafas dan boleh pengsan . Keterukan gejala yang dihadapi bergantung kepada jumlah racun yang telah dimakan dan mangsa boleh maut jika tidak dibantu.
5. Bagaimana keracunan ikan buntal dirawat?
Mereka yang mengalami keracunan ikan buntal dinasihatkan mendapatkan rawatan dari doktor dengan segera. Racun tetrodotoxin ini tiada penawarnya, namun bantuan awal terhadap masalah yang dihadapi dapat segera memulihkan mangsa.Rawatan yang tidak khusus seperti tambahan air badan, menggeluarkan sisa makanan yang terdapat didalam perut serta bantuan pernafasan jika terdapat gangguan pernafasan dapat menyelamatkan mangsa.Lazimnya mangsa akan pulih sepenuhnya apabila semua gejala berakhir.

6 Dimana boleh didapati ikan buntal?
Terdapat bebagai jenis ikan buntal diperairan tepi pantai terutamanya dikawasan tropika. Sebahagian besar ikan ini sangat beracun dan sebahagian lagi dikatakan kurang beracun. Badan ikan buntal berbentuk bulat, tidak bersisik, pergerakannya perlahan didalam air dan akan mengembongkan badannya jika terancam. Ikan buntal yang sering ditangkap oleh nelayan Malaysia dinamakan Buntal Pisang. Nelayan atau ahli keluarga yang berpengalaman sahaja dibenarkan menyiang ikan buntal. Proses menyiang ikan buntal melibatkan proses menyiat kulit ikan yang tebal dan liat, mengeluarkan isi perut dan membuang kepala ikan tersebut. Sekiranya secara tidak sengaja isi perut ikan tersebut terpotong, lazimnya mereka akan membuang seluruh ikan tersebut bagi mengelakkan keracunan.Di Malaysia amnya, di Negeri Johor khasnya, sebahagian masyarakat meminati isi ikan buntal yang dikatakan sangat enak. Oleh kerana ada permintaan terhadap isi ikan buntal, maka penjualannya juga berlaku walau pun tidak berleluasa. Ikan buntal dijual dalam keadaan telah di siang tanpa kepala, kulit dan isi perut atau dalam bentuk fillet .

1620 SM, Konon pada waktu teknologi Silver Stone (Zaman Kerajaan Mataram), diselatan pantai jawa terkenal kecantikan seorang gadis yang berinisial NR (Nyi Rorokidul), hal ini membuat para pengagumnya ingin berpartisipasi menyunting gadis NR tersebut, terutama para pejabatnya dilingkungan departemen kerajaan. Hasrat ini muncul di mimpi sang Pejabat Kelautan Mataram yang dengan diam diam menuju pantai selatan……Tolah…toleh..amaan..! (Istrinya sudah minum jamu kecantikan sampai OD).

Kok nasib lagi bagus, gelap-gelap dipinggiran pantai ada yang manggil2…Pak ..nyemplungo Pak, aku disini…wee…suara alus tenaan pikirnya! nggak pakek pakaian diving si pejabat langsung nyemplung ke laut selatan…sudah tak kowaat..!

itu laut diobok-obok mulai dari cilacap sampe banyuwangi, nggak nemuin NR, si Pak Pejabat caapeek dee…! Pas dipantai ada ikan lorek menggelepar-gelepar, timbul rasa nasionalnya untuk membudidayakan ikan lorek tersebut sesuai mandat departemennya.

Ikan lorek yang nggak pernah tau namanya dan imut, rencana akan diberikan kepada Pak Mentri Kelautan Mataram karena langka untuk dilestarikan. sambil jalan…basah kuyup si ikan lorek di tenteng sampai mangap2 (Zaman dulu belum ada tas plastik di mataram, kalaupun ada mesti pakek ngajuin anggaran doeloe)

Sampe rumah istrinya kebangun kaget, ngeliat sang kekasih koloran basah kuyup, lalu nanya Pak kok haree genee basah kuyup sambil nenteng ikan..? NEk MOdar piye…keciian dee Pak Ne…! Iwak opo iku……..sambil mikir……NEMO bu..! (NEk MOdar) …pinter juga bini guwe..gak rugi jadi istrinya pejabat……guwe yang rugi berenang sampe banyuwangi malah nemu iwak NEMO….gak tau die kalau guwe MEh MOdar…..kalau sering ngasih MEMO.

About these ads

11 Komentar »

Umpan RSS untuk komentar-komentar pada pos ini. TrackBack URI

  1. gue penasaran deh tuh sama ikan hias laut
    masalahnya gue punya banyak stok indo ocean fishes tapi kemana mesti gue pasarin klu jakarta mah gue nelongso notanya dipalakin aja tuh
    ame perusahaan tolongin gue deh mas gue pingin punya partner yang bener,tmksh

    Suka

    • SILAHKAN BUKA DIREKTORI ALAMAT PENTING DISTU LENGKAP ALAMAT PENJUAL DAN BELI EKSPORTIR AND IMPORTIR

      Suka

  2. Ada Literatur blackghist ng???? mau dunkkkk

    Suka

  3. mas, dah pernah ngulas diskus blm?]

    Suka

    • maaf belum mas pernah tapi insyaallah dalam waktu dekat ini saya akan ulas trimakasih

      Suka

  4. anakan discus semakin banyak, setiap bulannya kami sanggup cetak anak discus diatas 500 ekor , tapi tidak tau kemana saya jual…?
    tolong pak dedy sekiranya ada alamat penyalur / exportir kasih tau ya…!

    Suka

    • maaf, trimaksih atas kunjunganya di direktori alamat penting saya cantumkan eksportir dan importir ikan hias baik dalam negeri maupun luar negeri silahkan anda kontak saja alamat tel atau via email buat penawaran ke perusahaan tersebut untuk pasar eksport memang agak ketat mengenai seleksi ukuran warna dan varietas ikan discus belum lagi dari segi kulitas dan kuantitasnya ,bukan sembarang ikan discus yang bisa diekspor pak atau silahkan hub aosiasi ikan hias alamatnya suadah saya update bisa juga anda datang langsung ke mall/pasar ikan hias cibinong RAISER CIBINONG Jl. Raya Jakarta Bogor KM. 47 semoga info ini dapat bermanfaat salam sukses selalu

      Suka

    • silahkan kunjungi juga http://www.oocities.org/wpurwakusuma/Profil/Profil.htm

      Suka

    • pahaji discus jenis apa…bisa minta alamat ma no hp kirim ke jaya.
      bakti@yahoo.com

      Suka

  5. Wah cantiknya ikan ni ,macam nak pegang je.TERIMA KASIH atas maklumat yang diberi .

    Suka


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com. | The Pool Theme.
Entries dan komentar feeds.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.009 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: