Info Perbenihan

Juni 1, 2011 pukul 2:13 pm | Ditulis dalam AQUACULTURE | 5 Komentar

Telur GurameProduksi benih Ikan Gurame di Kota Tasikmalaya hanya mampu memenuhi 50% permintaan akibat keterbatasan lahan serta kondisi alam menentukan jumlah benih serta kualitas produksi.

Tani Maju Makmur Kawalu Kota Tasikmalaya misalnya, hanya memiliki 20 bak penetasan telur, pendedaran 30 bak dan bak pembesaran 15 kolam. Rata-rata ukuran bak pendedaran dan penetasan 3X2 ata 4X2 meter.

Sedangkan jumlah penetasan, 1 bak atau satu sarang maksimal menghasilkan 2000 – 5000 telur atau rata-rata 3000 telur yang bisa menetas. Setelah itu ditampung di bak pendedaran pertama selama usia 2 bulan.

Ketua Kelompok Tani Maju Makmur Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya Eris Setiawan mengatakan, produksi ikan Gurame di kelompoknya hanya sampai pada pendedaran dan tidak dilanjutkan pada pembesaran. Pendedaran tersebut hingga usia aman dari mortalitas selama 2 bulan seukuran 2-3 CM, kemudian dijual kepada petani yang khusus usaha di bidang pembesaran Gurame.

“Pendedaran 1 bulan sampai harga Rp200/ekor ditambah 1 bulan sortir menjadi harga Rp300/ekor. Pasar yang paling benyak menerima ikan gurame dari Tasikmalaya, Kota dan Kabupaten Bandung, Cirata yang dibesarkan di jaring apung,” kata Aris, Selasa (26/3).

Untuk saat ini produksi ikan Gurame cukup baik karena cuaca relative stabil antara panas dan hujan. Kondisi ini berpangruh pada tingkat kematian Gurama yang hanya mencapai 2%. Sedangkan bila kondisi cuaca ekstrem kematin Gurame bisa mencapai 50% sejak benih hingga pembesaran usia konsumtif.

Untuk pendedaran katanya, paling tidak di kelompok taninya mampu produksi 2000 ekor setiap hari. Sedangkan untuk pembesaran Aris melempar kepada para petani lain, setelah besar ditarik kembali dan dijual melalui kelompok. “Kami di sini hanya pendedaran. Setelah itu ada petani lain yang membesarkan. Setelah besar kita kumpulkan lagi dan kemudian dijual,” katanya.

Menurutnya, support pemerintah relative sudah bagus, baik dari pemerintah pusat ataupun daerah. Sering katanya, pihak dinas pertanian dan perikanan menginformasikan kepada para petani daerah yang membutuhkan suplai gurame. Selain itu, kelompok juga kata Aris sering mendapat kegiatan berupa pelatihan budi daya ikan yang benar juga layak jual.

“Malah tanggal 13 Maret mendatang kami juga diberi pelatihan untuk budi daya ikan gurame. Kami juga sudah mendapat pinjaman modal dari bank dengan persyaratan yang dipermudah,” katanya. (Sumber : Bisnis Jabar)

5 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. saya ingin belajar pembenihan kepiting bakau

    Suka

    • Silahkan anda datang langsung atau konsultasi langsung ke BBAP (Balai Budidaya Air Payau) Takalar Maros

      Suka

      • Mas, info untuk pembelian benur udang windu? Trimakasih

        Suka

        • untuk mendapatkan benur udang windu yang berkualitas dan bersertifikat bisa hubungi Balai Budidaya Air Payau (BBAP) seperti BBAP Situbondo dan BBAP Jepara atau dapat di beli di Balai Benih Udang yang dikelola oleh swasta tentunya perusahaan sudah mendapat pengakuan/teregristrasi di Kementerian Kelautan

          Suka

    • Anda bisa datang langsung ke BBAP Takalar

      Suka


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: