AQUA UTAMA

DKP Gelar Bimtek Budidaya Nila Untuk Tingkatkan Pengetahuan Masyarakat Nelayan

Selasa, 14 Oktober 2014 13:03:21

SANGATTA- Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) hingga saat ini terus berkonsentrasi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat nelayan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim).  Bukan hanya untuk masyarakat nelayan tangkap di daerah pesisir, melainkan juga warga pembudidaya ikan di wilayah darat daerah ini. Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala DKP Murdiansyah saat membuka bimbingan teknis budidaya ikan nila di Ruang Rapat DKP belum lama ini.
“Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat nelayan, pembudidaya ikan, dan masyarakat perikanan baik dalam bentuk bantuan berupa fisik maupun pembinaan secara langsung,” tegas Murdi, sapaan akrab Murdiansyah kepada seluruh peserta bimtek.
Dijelaskan olehnya, pihaknya sengaja menyelenggarakan sejumlah bimtek bidang perikanan dan kelautan untuk warga Kutim dengan tujuan meningkatkan mutu serta kualitas sumber daya manusia (SDM). Sehingga potensi perikanan dan keluatan didaerah ini dapat tergarap maksimal dengan menggunakan metode pengelolaan yang tepat. Menurut dia melalui bimtek dan pelatihan keterampilan lainnya, warga Kutim yang sehari-harinya menggantungkan diri pada hasil perikanan akan mendapatkan pengetahuan yang lebih dari biasanya. Selanjutnya dapat menerapkannya pada pola pengelolaan perikanan didaerah ini. Membagi ilmu dengan kelompok petani budidaya ikan dan nelayan lainnya.
Kepala Bidang Perikanan Budidaya Heldy Frianda menambahkan kegiatan Bimtek budidaya ikan nila yang dilaksanakan oleh DKP focus pada pemanfaatan sarana budidayaiIkan dalam meningkatkan usaha pembudidaya. Bimtek diikuti sebanyak 30 pembudidaya ikan dan nelayan.  Selain mendapatkan materi dan teori, kegiatan ini juga dirangkai dengan praktik lapangan tentang bagaimana mengawinkan ikan nila  dan praktik pembuatan kolam ikan dari terpal. Tidak hanya itu peserta diajak untuk observasi lapangan ke lokasi budidaya ikan nila yang dikelola oleh sebuah kelompok nelayan, yang dianggap mapan dan berhasil dalam pengelolaan budidya ikan.
Sebelumnya Kepala Seksi Teknologi Budidaya Fitriullah dalam laporannya menjelaskan mengapa bimtek kali ini dikhususkan pada budidaya ikan nila. Menurutnya ikan nila saat ini yang sudah sangat banyak jenisnya dimasyarakat mudah dipelihara. Contohnya adalah jenis ikan nila Gift, nila Nirwana, nila Sultana, nila Best, nila Gesit serta nila Larasati.  Selain mudah dipelihara, ikan nila memiliki nilai ekonomis tinggi, responsif terhadap pakan tambahan, memiliki daya tahan yang relatif tinggi terhadap kualitas air dan penyakit, mampu berkembang biak dengan cepat, serta bisa hidup di air tawar dan air payau. (kmf4)

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 1.206 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: